Kamis, 17 Maret 2016

PENGALAMAN TES CPNS DI KEMENKES JURUSAN PERAWAT



Sejak awal tahun 2014 banyak desas-desus pelaksanaan tes CPNS dengan sistem CAT tentunya akan lebih transparan dibandingkan sistem LJK manual itu yang saya pikirkan Bismillah, saya ingin cari pengalaman ujian CAT, saya ingin lulus murni. Sejak lulus kuliah 2012 Ini bukan tes CPNS pertama untuk saya, tahun 2013 saya sudah pernah mencoba tes dengan system LJK.. saat itu saya mengikuti tes seleksi untuk formasi perawat di provinsi yang diterima untuk 7 orang saja dari ribuan pendaftar. Dan saat itu belum saatnya saya lulus..

Awal Agustus 2014 website menpan resmi membuka pendaftaran CPNS 2014..  pendaftaran CPNS kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena semua di koordinir langsung oleh menpan.. jadi kita bisa liat semua lowongan CPNS untuk Kementerian, Provinsi dan Kabupaten seluruh Indonesia di web www.panselnas.menpan.go.id/ . saat itu ada banyak sekali lowongan2 yang di buka untuk jurusan saya perawat, misalnya di kempora butuh 35 orang, kejaksaan agung RI 30 Orang dll masih banyak, hehe. Sangat

Minggu, 26 Oktober 2014

ASUHAN KEPERAWATAN MERS

ASUHAN KEPERAWATAN MERS

A. PENGERTIAN
Sindrom pernapasan Timur Tengah (bahasa Inggris: Middle East respiratory syndrome atau MERS) adalah sekumpulan gejala penyakit pernapasan yang sumber infeksinya adalah koronavirus - MERS.
Corona Virus yang berjangkit di Saudi Arabia sejak bulan Maret 2012, sebelumnya tidak pernah ditemukan didunia. Oleh karena itu berbeda karakteristik dengan virus corona SARS yang menjangkiti 32 negara didunia pada tahun 2003. Komite International Taxonomy virus lengkapnya The Corona Virus Study Group of The International Committee on Taxonomy of viruses pada tanggal 28 Mei 2013 sepakat menyebut Virus corona baru tersebut dengan nama Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus (MERS-CoV) baik dalam komunikasi publik maupun komunikasi ilmiah.

Sabtu, 18 Januari 2014

Teori Akomodasi pada HUKUM KOPPEL



Jelaskan tentang Teori Akomodasi mengapa sebagian besar kelahiran janin lebih banyak pada presentasi letak kepala?

                 Hampir 96% janin berada dalam uterus dengan presentasi kepala dan pada presentasi kepala ini ditemukan ± 58% ubun – ubun kecil terletak di kiri depan, ± 23% di kanan depan, ± 11% di kanan belakang, dan ± 8% di kiri belakang oleh kolon sigmoid dan rectum.
                 Sebagian besar kelahiran janin lebih banyak pada presentasi letak kepala mungkin disebabkan karena kepala relatif lebih

SINDROM DISTRESS PERNAPASAN



Sindrom distres pernapasan (respiratory distress sydrome/RSD)
Pengertian:
Sindrom distres pernapasan adalah: perkembangan yang imatur pada sistem pernapasan atau tidak adekuatnya jumlah surfaktan dalam paru
Patofisiologi:
-          pada bayi dengan RSD, dimana adanya ketidak mampuan paru untuk mengembang dan alveoli terbuka. RSD pada bayi yang belum matur menyebabkan gagal pernapasan karena imaturnya dinding dada, parenchyma paru, dan imaturnya endotelium kapiler yang menyebabkan kolaps

Rabu, 15 Januari 2014

ASUHAN KEPERAWATAN CHEFALGIA



ASUHAN KEPERAWATAN SISTEM NEUROLOGI DENGAN KASUS CHEFALGIA
DI RUANGAN NEURO RS. DR. HASAN SADIKIN BANDUNG
AKPER KAB. DONGGALA TAHUN 2011

A.   PENGERTIAN
Chefalgia atau sakit kepala adalah salah satu keluhan fisik paling utama manusia. Sakit kepala pada kenyataannya adalah gejala bukan penyakit dan dapat menunjukkan penyakit organik        ( neurologi atau penyakit lain), respon stress, vasodilatasi (migren), tegangan otot rangka (sakit kepala tegang) atau kombinasi respon tersebut (Brunner & Suddart).

B.       KLASIFIKASI DAN ETIOLOGI
Klasifikasi sakit kepala yang paling baru dikeluarkan oleh Headache Classification Cimitte of the

ASKEP TALASEMIA




TINJAUAN TEORITIS

A.     PENGERTIAN
·         Thalasemia merupakan penyakit anemia hemolitik dimana terjadi kerusakan sel darah merah didalam pembuluh darah sehingga umur eritrosit menjadi pendek ( kurang dari 100 hari ).
·         Thalasemia merupakan penyakit anemua hemolitik herediter yang diturunkan secara resesif, secara molekuler dibedakan menjadi thalasemia alfa dan beta, sedangkan secara klinis dibedakan menjadi thalasemia mayor dan minor.
·         Talasemia merupakan suatu penyakit darah yang ditandai dengan berkurang atau ketiadaan produksi dari

  


Sabtu, 28 Desember 2013

ASUHAN KEPERAWATAN HYPERPITUITARISME


I.         KONSEP DASAR PENYAKIT
A.       Definisi
Hiperpituitary adalah suatu kondisi patologis yang terjadi akibat tumor atau hiperplasi hipofisisme sehingga menyebabkan peningkatkan sekresi salah satu hormone hipofise atau lebih. Hormon – hormon hipofisis lainnya sering dikeluarkan dalam kadar yang lebih rendah. (Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Kelenjar Hipofise, Hotma Rumahardo, 2000 : 36).
Hiperpituitary adalah suatu keadaan dimana terjadi sekresi yang berlebihan satu atau lebih hormon-hormon yang disekresikan oleh kelenjar pituitary (hipofise) biasanya berupa hormon-hormon hipofise anterior. (http://www.askep.hiperpituitaryi.com/2008).
Sekresi yang berlebihan satu atau beberapa hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pituitary, disebabkan oleh hormon sekresi yang meningkat sebagai akibat dari adanya benigna adenoma
Sindrom hiperpituitari: cusshing’s syndrome, acromegali, amenorrhea, galactorrhea, hipertiroidism
e, hipergonadisme pada laki-laki.

B.       Etiologi
Hiperpituitari dapat terjadi akibat malfungsi kelenjar hipofisis atau hipotalamus, penyebab mencakup : 

Selasa, 03 September 2013

HIPOSPADIA


Pengertian
Hipospadia sendiri berasal dari dua kata yaitu “hypo” yang berarti “di bawah” dan “spadon“ yang berarti keratan yang panjang Hipospadia adalah suatu keadaan dimana uretra terbuka di permukaan bawah penis, skrotum atau peritonium. Hipospadia merupakan kelainan bawaan yang terjadi pada 3 diantara 1.000 bayi baru lahir.

.   

Askep HIPOGLIKEMIA


A.    Pengertian
Hipoglikemi adalah suatu keadaan, dimana kadar gula darah plasma puasa kurang dari 50 mg/%.
Populasi yang memiliki resiko tinggi mengalami hipoglikemi adalah:
-          Diabetes melitus
-          Parenteral nutrition
-          Sepsis
-          Enteral feeding
-          Corticosteroid therapi
-          Bayi dengan ibu dengan diabetik
-          Bayi dengan  kecil masa kehamilan
-          Bayi dengan ibu yang ketergantungan narkotika
-          Luka bakar
-          Kanker pankreas
-          Penyakit Addison’s
-          Hiperfungsi kelenjar adrenal
-          Penyakit hati




Senin, 02 September 2013

ASKEP HIPEREMIS GRAVIDARUM


BAB I
PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang
Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah salah satu indikator penting untuk mengukur status kesehatan masyarakat. Angka kematian Ibu ( AKI ) di indonesia 228 per 100.000 kelahiran hidup Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2010. Hal ini merupakan salah satu masalah nasional yang belum dan sulit teratasi, angka tersebut cukup tinggi dibandingkan target AKI yang harus dicapai pada tahun 2015 yaitu per 125 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab langsung berkaitan dengan kematian ibu adalah komplikasi pada kehamilan, persalinan dan nifas yang tidak tertangani dengan  baik dan tepat waktu. Dari hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga  (SKRT 2009) diketahui bahwa komplikasi penyebab kematian ibu yang terbanyak adalah perdarahan hipertensi dalam kehamilan (eklampsi), infeksi partus lama dan komplikasi keguguran.

Rabu, 06 Februari 2013

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.I DENGAN DIAGNOSA MEDIS DIABETES MELITUS DIRUANGAN CENDRAWASIH RSU ANUTAPURA PALU


A.    PENGKAJIAN
I.                   Biodata
1.      Identitas klien
Nama                     : Tn I
Jenis kelamin         : Laki-laki
Umur                     : 58 tahun
Agama                   : Islam
Suku/bangsa          : Kaili/Indonesia
Pendidikan              : SMA
Pekerjaan               : Pensiunan
Alamat                  : Tinggede selatan

Dalam BAB ini penulis akan menguraikan perbedaan antara teori dan praktek yang ditemukan selama melaksanakan asuhan keperawatan kepada Tn. I dengan diabetes mellitus di ruangan cendrawasih rumah sakit umum Anutapura Palu. Untuk mempermudah pembahasan dari kesenjangan, maka penulis membahas berdasarkan pendekatan proses keperawatan yang dimulai dari pengkajian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Kamis, 05 Juli 2012

KOMUNITAS

 ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS
DUSUN IV DESA KOLA-KOLA KECEMATAN BANAWA TENGAH

A.    Data Demografi.
1.      Umur dan jenis kelamin
Distribusi frekuensi penduduk desa kola - kola dusun IV berdasarkan umur bulan juni 2012 dapat dilihat pada table dibawah ini.
No
Klasifikasi
frekuensi
%
P         L
          P                       L
1
0 - 1 th
1
1
0.45%
0.45%
2
>1 - 3 th
2
1
0.90%
0.45%
3
>3-5 th
7
3
3.18%
1.36%
4
>5– 12 th
12
13
5.45%
5.90%
5
>12 - 18 th
13
11
5.90%
5%
6
>18-21 th
12
9
5.45%
4.90%
7
>21-55 th
55
54
25%
24.5%
8
55 tahun keatas
10
16
4.54%
7.27%
Jumlah
112
108
50.9%
49.1%
Jumlah ALL
220 jiwa
100%
Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa sebagian besar (49.5%) penduduk desa kolala-kola dusun IVberusia antara >21-55 tahun.

2.      Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin.
Distribusi penduduk desa kola-kola dusun IV berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Jenis Kelamin
Jumlah
P
Laki - laki
108
49,10 %
Perempuan
112
50,90%
jumlah
220
100%
Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa penduduk desa kola-kola dusun IV sebagian besar atau 102 jiwa adalah perempuan.

Distribusi pendidikan berdasarkan jiwa dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Belum sekolah
17
2,99
2
Tidak pernah sekolah
7
3,18
3
SD
-          Tamat
-          Tidak Tamat
-          Sementara

57
8
24

25,90
3,63
10,90
4
SLTP
-          Tamat
-          Tidak Tamat
-          Sementara

30
3
7

13,63
1,36
3,18
5
SMA
-          Tamat
-          Tidak Tamat
-          Sementara

43
-
10

19,54
-
4,54
6
Perguruan Tinggi
-          Tamat
-          Tidak Tamat
-          Sementara

8
-
6

3,63
-
2,72
Jumlah
220
100,00
Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa sebagian besar (25.90%) penduduk desa kola-kola berpendidikan tamat SD.








4.      Tingkat Pendidikan Berdasarkan Kepala Keluarga
Distribusi pendidikan berdasarkan kepala keluarga di desa kola-kola dapat di lihat pada tabel di bawah ini.
No
Tingkat Pendidikan
Jumlah
%
1
Tamat SD
18
30
2
Tidak Tamat SD
5
8,3
3
Tamat SMP
15
25
4
Tidak Tamat SMP
2
3,33
5
Tamat SMA
13
21,66
6
Tidak Tamat SMA
-
-
7
Tamat Perguruan Tinggi
3
5
8
Tidak Tamat P.T
-
-
9
Sementara P.T
-
-
10
Tidak Sekolah
4
6,66

JUMLAH
60
100 %
Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa sebagian besar (30%)  kepala keluarga di desa kola-kola dusun IV berpendidikan tamat SD.
5.      Distribusi penduduk berdasarkan pekerjaan kepala Keluarga
Distribusi penduduk desa kola-kola dusun IV berdasarkan pekerjaan kepala keluarga dapat di lihat pada tabel dibawah ini.
No
Klasifikasi
jumlah
P
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
PNS
ABRI
Wiraswasta
Karyawan
Buruh
Pensiunan
Tani
Tidak kerja
Belum Bekerja
Honorer
7

30

1
1
45
55
75
6
3,18

13,63

0,45
0,45
20,45
25
34,09
2,72

Jumlah
220
100

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa 34.09% kepala keluarga desa kola-kola dusun IV belum bekerja.

6.      Agama berdasarkan jiwa
Distribusi penduduk desa kola-kola dusun IV berdasarkan Agama yang di anut dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
No
Agama
Jumlah
%
1
ISLAM
220
100
2
KRISTEN
-

3
HINDU
-

4
BUDHA
-


JUMLAH
220
100 %
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa mayoritas (100%) penduduk desa kola-kola dusun IV menganut agama Islam.

B.     Bila Dalam Keluarga Terdapat PUS
1.      Jumlah pasangan PUS
NO
USIA PUS
JUMLAH
%
1.
< 20 tahun
-

2.
20-25
4
13,33
3.
25-30
2
6,66
4.
30-35
4
13,33
5.
35-40
7
23,33
6.
40-45
9
30
7.
> 45
4
13,33

Jumlah
30
100%
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa jumlah PUS di desa kola-kola dusun IV terbanyak pada usia 40-45 tahun sebanyak 9 orang (30%).



2.      Penggunaan alat kontrasepsi berdasarkan PUS
No
Penggunaan Kontrasepsi
Jumlah
%
1
Ya
20
66,67
2
Tidak
10
33,33

Jumlah
30
100 %
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa 66.67% pasangan usia subur di desa kola-kola dusun IV menggunakan alat kontrasepsi.

3.      Jenis kontrasepsi yang digunakan.

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
IUD
1
3,33
2
Pil
3
15
3
Suntik
12
40
4
Implant
3
15
5
Lain  lain / vasektomi
1
3,33
Jumlah
20
100,00
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa 40% jenis kontrasepsi yang digunakan pasangan usia subur adalah suntik.

4.      Alasan PUS tidak KB

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Agama
0
0,00
2
Tidak nyaman
7
70
3
Tidak tahu
3
30
Jumlah
10
100,00
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa 70% pasangan usia subur tidak menggunakan KB karena alas an tidak nyaman.



5.      Sumber informasi PUS tentang KB

No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
4
Petugas kesehatan
Media eletronik
Orang lain
Media massa
27
-
3
-
90
-
10
-

Jumlah
30
100 %
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar (90%) penduduk desa kola-kola dusun IV mendapat informasi KB dari petugas kesehatan.

C.    BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT IBU MENYUSUI
1.      Informasi Pemberian ASI berdasarkan Ibu Menyusui
No
Informasi
Jumlah
%
1
YA
3
100
2
Tidak
-
-
Jumlah
3
100,00
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa semua (100%) ibu menyusui di desa kola-kola memperoleh informasi cara pemberian ASI.
2.      Jenis Informasi yang didapat berdasarkan ibu menyusui
No
Informasi
Jumlah
%
1
Perawatan Payudara
-
-
2
Manfaat ASI
2
66,67
3
Teknik Menyusui
1
33,33
Jumlah
3
100,00
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar ibu menyusui di desa kola-kola dusun IV mendapat informasi tentang manfaat ASI.
3.      Pemberian Kolostrum
No
Informasi
Jumlah
%
1
YA
2
66,67
2
TIDAK
1
33,33
Jumlah
3
100,00
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa ibu yang memberikan kolostrum sebanyak 2 orang (66.67%).
4.      USIA Pemberian ASI Eksklusif
No
Usia Pemberian
Jumlah
%
1
4 bulan
-
-
2
6 bulan
2
100,00
Jumlah
2
100,00
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa batas usia pemberian ASI semua pada usia 6 bulan (100%)


D.    KELUARGA YANG MEMPUNYAI BALITA.
1.      Usia Balita

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
0-1 tahun
2
13,33
2
1-3 tahun
8
53,34
3
3-5 tahun
5
33,33
Jumlah
15
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa usia balita di desa kola-kola dusun IV sebagian besar (53.34%) berusia 1-3 tahun

2.      Berat Badan Balita
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Normal
15
100
2
Tidak Normal
-
-
Jumlah
15
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa semua (100%) balita di desa kola-kola dusun IV mepunyai berat badan normal.

3.      Kepemilikan KMS
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
ADA
10
66,67
2
TIDAK ADA
5
33,33
Jumlah
15
100,00
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar (66.67%) balita di desa kola-kola memiliki KMS.
4.      Status Gizi Balita Berdasarkan KMS.
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
4
Garis hijau
Garis merah
Garis kuning
Overweight
10
-
-
-
100%
-
-
-

Jumlah
10
100%
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa semua (100%) balita di desa kola-kola dusun IV berada pada garis hijau
5.      Jenis Imunisasi
No
Imunisasi 
frekuensi
%
1
Tidak Lengkap
3
20%
2
Belum Lengkap
2
13.33%
3
Lengkap
10
66.66%

Jumlah
15
100%
Pada tabel diatas dapat dilihat bahwa 66.66% balita di desa kola-kola dusun IV memiliki imunisasi Lengka.

5.      Keluarga melakukan penimbangan balita
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Ya
Tidak
11
4
77,33%
26,67

Jumlah
15
100
Di lihat dari tabel diatas 77.33% balita di desa kola-kola melakukan penimbangan.

6.      Alasan Tidak Melakukan penimbangan
No
ALASAN
Jumlah
%
1
Jauh
-

2
Malas
3
75,00
3
Repot
-

4
Tidak Tahu
1
25,00

 JUMLAH
4
100 %
Dilihat dari tabel diatas bahwa alasan ibu tidak melakukan penimbangan balita mengatakan malas.
7.      Pemberian Makanan Selingan Antara Waktu Makan
No
ALASAN
Jumlah
%
1
Ya
8
53,33
2
Kadang – kadang
6
40
3
Tidak
1
6,67

 JUMLAH
15
100 %
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa 53.33% balita didesa kola-kola dusun IV mendapatkan makanan selingan diantara waktu makan.
8.      Kondisi  balita saat ini
No
ALASAN
Jumlah
%
1
Sehat
15
100 %
2
Sakit



 JUMLAH
15
100 %
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa semua (100%) balita di desa kola-kola dusun IV dalam keadaan sehat.

E.     BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT ANAK PRA SEKOLAH DAN USIA SEKOLAH
1.      Kebiasaan anak prasekolah dan sekolah melakukan kebersihan gigi
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
1 kali
2 kali
3 kali
7
14
4
28
56
16

Jumlah
25
100 %
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa 56% anak usia prasekolah dan sekolah di desa kola-kola dusun IV melakukan sikat gigi 2 kali dalam sehari.

2.     Kondisi gigi anak saat ini
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3

Berlubang dan hitam
Sariawan
Gusi bengkak dan berdarah
Bersih dan sehat
15
-
-
10
60
-
-
40

Jumlah
25
100%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa 60% kondisi gigi anak saat ini di desa kola-kola dusun IV dalam keadaan berlubang dan hitam.

3.      Kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Ya
Tidak
25
-
100


Jumlah
25
100%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa 100% anak usia prasekolah dan sekolah di desa kola-kola dusun IV melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah makan.

4.      Kebiasaan anak memakai alas kaki saat bermain
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Ya
Tidak
21
4
84
16

Jumlah
25
100%
Dari tabel diatas dalam dilihat bahwa 84% anak usiaprasekolah dan sekolah di sesa kola-kola dusun IV memakai alas kaki saat bermain dan 16% lainnya tidak menggunakan alas kaki saat bermain.
5.      kondisi anak saat ini
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Sehat
Sakit
25
-
100
-

Jumlah
25
100%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa semua (100%) anak usia prasekolah dan sekolah didesa kola-kola dusun IV dalam keadaan sehat.


F.     BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT REMAJA
1.      Kegiatan yang dilakukan remaja diluar jam sekolah
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
Bekerja
Bermain
Lain-lain
11
8
5
45,83
33,33
29,83

Jumlah
24
100%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar atau 45.83% kegiatan remaja diluar jam sekolah di desa kola-kola dusun IV adalah bekerja.

2.      Tindakan saat ada masalah
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
4
Kabur
Marah
Diam
Dibicarakan dengan KEL.
-
1
2
21
-
4,16
8,33
87,50

Jumlah
24
100%
Di lihat dari tabel diatas bahwa sebagian besar remaja di desa kola-kola dusun IV tidakan pada saat ada masalah adalah dibicarakan dengan keluarga dengan jumlah 87.50%.
3.      Kondisi remaja saat ini
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Sehat
Sakit
24
-
100
-

Jumlah
24
100%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa semua atau 100% remaja di desa kola-kola dalam kondisi sehat.
G.    BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT DEWASA
1.      Kegiatan dewasa setelah lulus
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Bekerja
100
76.9%
2
Menikah
30
23.1%
Jumlah
130
100,00
Dari tabel diatas menunjukan bahwa sebaian besar kegiatan dewasa etelah lulus adalah bekerja (76.9%).
2.      Kondisi dewasa
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Sehat 
129
99.2
2
Sakit 
1
0.7
Jumlah
130
100,00
Dilihat dari tabel diatas bahwa kondisi dewasa di desa kola-kola dusun IV sebagian besar (99.2%) dalam keadaan sehat.

3.      Masalah Kesehatan dewasa
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Gastritis
-
-
2
Typoid
-
-
3
Kecelakaan
-
-
4
Panas / Batuk
1
100
Jumlah
1
100,00
Dilihat dari tabel diatas bahwa masalah kesehatan dewasa di desa kola-kola dusun IV adalah panas/batuk (100%).

H.    BILA DALAM KELUARGA TERDAPAT LANSIA
1.      Jumlah lansia dalam rumah
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Laki – laki
12
46,15
2
Perempuan
14
53,85
Jumlah
26
100,00
Dari tabel diatas menunjukan bahwa jumlah lansia didesa kola-kola dusun IV sebagian besar perempuan (53.85%)
2.      Penyakit keturunan dalam keluarga
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Jantung


2
Hipertensi 
2
7,69
3
DM


4
ASMA


5
TIDAK ADA
24
92,31
Jumlah
26
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar 92.31% di desa kola-kola dusun IV tidak memiliki penyakit keturunan, 7.69% memiliki penyakit hipertensi.

3.      Pemeriksaan Gula dalam 3 bulan terakhir
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Ya
1
3,85
2
Tidak
25
96,15
Jumlah
26
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa lansia di desa kola-kola dusun IV yang pernah memeriksakan gula darah hanya 1 orang (3.85%) dengan hasil normal dan yang tidak pernah 25 orang (96.15%).

4.      Kondisi Lansia saat ini
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Sehat
22
84,66
2
Sakit
4
15,38
Jumlah
26
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar lansia didesa kola-kola dusun IV dalam keadaan sehat (84.66%).
5.      Masalah Kesehatan lansia
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Katarak / kabur
1
25
2
Rematik / sakit pinggang
3
75
3
Hipertensi


4
Sakit kepala


Jumlah
4
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa lansia di desa kola-kola dusun IV sebagian besar mengalami masalah rematik/sakit pinggang (75%) dan katarak/kabur (25%).
6.      Tindakan yang dilakukan saat sakit
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Yan Kes
16
61,54
2
Didiamkan saja
-
-
3
Minum obat warung
10
38,46
Jumlah
26
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa tindakan lansia saat sakit adalah 61.54% ke pelayanan kesehatan.


7.      Kegiatan Lansia Sehari – hari
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Ikut pengajian
-
-
2
Menjaga cucu
-
-
3
Berkebun
12
46,15
4
Tidak kerja
14
53,85
Jumlah
26
100,00
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa 46.15% lansia di desa kola-kola dusun IV menghabiskan waktu untuk berkebun.
8.      Pembentukan Posyandu Lansia
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Ya
26
100
2
Tidak
-
-
Jumlah
26
100,00
Dari tabel diatas menunjukan 100% lansia di desa kola-kola dusun IV mengatakan perluya dibentuk posyandu lansia.
9.       Alasan Perlu Ada posyandu Lansia
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Jumlah Lansia banyak
15
57,69
2
Belum ada posyandu
11
42,31
Jumlah
26
100,00
Dari tabel diatas bahwa alasan perlu adanya posyandu lansia 57.69% mengatakan karena jumlah lansia banyak.

I.       KEBUTUHAN GIZI KELUARGA.
1.      Cara pengolahan sayuran sebelum dimasak

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
DiPotong baru dicuci
19
34,55
2
DiCuci baru dipotong
36
42,31
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas menunjukan sebagian besar 42.31% KK didesa kola-kola dusun IV mengolah sayuran dengan cara dicuci baru dipotong.

2.      Cara penyajian makanan yang telah dimasak

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Tertutup
53
96,36
2
Terbuka
2
3,67
Jumlah
55
100,00
Dari tabel di atas menunjukan bahwa cara penyajian makanan yang telah dimasak di desa kola-kola dusun IV adalah 96.36% ditutup.

3.      Kebiasaan menggantung pakaian
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Ya
41
74,55
2
Tidak
14
25,45
Jumlah
55
100,00
Berdasarkan tabel diatas bahwa 74.55% keluarga di desa kola-kola dusun IV memiliki kebiasaab menggantung pakaian.

4.      Pembuangan limbah keluarga

No
Cara Membuang sampah
Jumlah
P
1
Ditumpuk
5
9,09
2
Dibakar
49
89.09
3
Dikubur
1
1.82
4
Diambil petugas.



Jumah
55
100%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa keluarga di desa kola-kola dusun IV membakar sampahnya sebanyak 89.09%


5.      Sistem pembuangan air limbah
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
Resapan
Got
sembarang tempat
19
28
8
34,55
50,90
14,55

Jumlah
55
100 %
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat sebagian besar (50.90%) bahwa system pembuangan air limbah di keluarga di desa kola-kola dusun IV adalah got.

6.      Cara keluarga membuang limbah WC.

No
Cara Membuang sampah
Jumlah
P
1
SEPTIK TANK
27
47,27
2
Got


3
Sungai
28
52,73

Jumah
55
100%
Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar 52.73% keluarga di desa kola-kola dusun IV menggunakan sungai untuk membuang limbah WC.

7.      Jenis Wc yang digunakan rumah tangga.

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Cemplung
12
21,82
2
Leher angsa
15
27,27
3.
Lain – lain
28
50,91
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas bahwa sebagian besar (50.91%) keluarga di desa kola-kola dusun IV menggunakan WC jenis leher angsa.

8.      Pengolahan Air Minum
No
Pengolahan Air minum
Jumlah
%
1
Dimasak
21
38,18
2
Tidak dimasak
30
54,55
3
Galon isi ulang
4
7,27
4
Kadang dimasak/ tidak



jumlah
55
100
Berdasarkan tabel diatas bahwa sebagian besar (54.55%) pengolahan air minum tidak dimasak.

9.      Cara keluarga mendapatkan sumber air bersih.

No
Cara Membuang sampah
Jumlah
P
1
PAM ledeng
1
1,82
2
Sungai
8
14,55
3
Sumur
16
29,09
4
Pompa Air listrik.
30
54,55

Jumah
55
100%
Diliahat dari tabel diatas bahwa 54.55% keluarga mendapatkan sumber air bersih dari pompa air listrik.

10.  Jarak antara penampungan WC dengan sumber air.

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
>10 m
30
54,55
2
< 10 m
25
45,45
Jumlah
55
100,00
Dilihat dari tabel diatas bahwa sebagian besar 54.55% penampungan WC dengan jarak > 10 meter.



11.  Keadaan air yang di pakai oleh keluarga
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
4
5




-          Berasa
-          Berwarna
-          Berbau
-          Ada endapan
-          Tidak berasa, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak ada endapan
1
1

2
51
1,82
1,82

3,64
92,73

Jumlah
55
100%
Dari tabel diatas bahwa sebagian besar (92.73%) keadaan air di desa kola-kola dusun IV tidak berasa, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada endapan.

12.  Kebiasaan mandi keluarga
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
< 2x/ hari
12
21,82
2
 > 2x/ hari
43
78,18
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas menunjukan bahwa sebagian besar (78.18%) penduduk didesa kola-kola dusun IV memiliki kebiasaan mandi lebih dari 2 kali dalam sehari.

13.  Kebiasaan keluarga memakai handuk
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Sendiri – sendiri
35
63,64
2
Bersama - sama
20
36,36
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa menggunaan handuk dalam keluarga sebagian besar 63.64% adalah sendiri-sendiri.

14.  Kebiasaan membersihkan Bak Mandi
No
Membersihkan
Jumlah
%
1
< seminggu
5
9,09
2
1x seminggu
29
52,73
3
> seminggu
11
20
Jumlah
55
100,00
dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar (52.73%) kebiasaan keluarga membersikan bak mandi 1 kali seminggu.

15.  Kondisi lantai WC
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Licin
4
7,27
2
Tidak licin
37
67,27
3
Sungai
14
25,45
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas menunjukan bahwa kondisi lantai WC sebagian besar 67.27% dalam keadaan tidak licin.

16.  Kondisi tempat penampungan air untuk masak
No
Ditutup
Jumlah
%
1
Ya
48
87,27
2
Tidak
7
12,73
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar 87.27% kondisi tempat penampungan air untuk dimasak di desa kola-kola dusun IV dengan di tutup.

17.  Sinar matahari masuk kedalam rumah
No
Sinar masuk
Jumlah
%
1
Ya
54
98,17
2
Tidak
1
1,82
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas menunjukan bahwa sebagian besar 98.17% keadaan rumah di desa kola-kola dusun IV dapat dimasuki sinar matahari.

18.  Keadaan pencahayaan dalam rumah

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Terang
44
80
2
Kurang terang
11
20
3
Tidak terang.
-
-
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar 80% keadaan pencahayaan dalam rumah terang.

19.  Kondisi penataan rumah
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Rapi
Tidak rapi
30
25
54,55
45,45

Jumlah
55
100%
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa kondisi penataan rumah didesa kola-kola dusun IV sebagian besar 54.55% rapi.

20.  Kebersihan rumah.

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Bersih
36
65,45
2
Tidak bersih
19
34,55
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa kebersihan rumah di desa kola-kola dusun IV sebagian besar 65.45% dalam keadaan bersih.

21.  Keadaan lantai rumah.

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Licin
1
1,82
2
Tidak licin
54
98,18
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa keadaan lantai rumah sebagian besar 98.18% dalam keadaan tidak licin.

22.  Sumber pencemaran lingkungan.
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Ya
11
20
2
Tidak
44
80
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar 80% tidak ada sumber pencemaran lingkungan didesa kola-kola dusun IV.

23.  Bila ada sebutkan asal pencemaran lingkungan
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Pabrik


2
Kendaraan


3
Lain-lain /sampah/ kotoran ternak
11
100
Jumlah
11
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa semua (100%) asal pencemaran lingkungan dari sampah dan kotoran ternak.

24.  Pemanfaatan Pekarangan

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Ya
30
54,55
2
Tidak
25
45,45
Jumlah
55
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa 54.55% keluarga memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman.

25.  Bila ada dimanfaatkan untuk
No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Taman
9
30
2
Kebun
21
70
Jumlah
30
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa 70% kelaurga memanfaatkan pekarangan rumah dengan digunakan sebagi kebun.

26.  Kepemilikan hewan ternak
No
Kebiasaan
Jumlah
P
1
2
Ada
Tidak
30
25
54,55
45,45

Jumlah
55
100%
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa sebaian besar 54.55% keluarga di desa kola-kola dusun IV memiliki hewan ternak.

27.  Kepemilikan kandang

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Ada
17
56,67
2
Tidak Ada
13
23,64
Jumlah
30
100,00
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar 56.67% keluarga didesa kola-kola dusun IV memiliki kandang.

28.  Letak kandang.

No
Klasifikasi
Jumlah
%
1
Dalam Rumah
1
5,88
2
Diluar Rumah
16
94,12
Jumlah
17
100,00
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sebagian besar 94.12% kadang berada di dalam rumah dan  5.88% berada di luar rumah.

29.  Kondisi kandang
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Terawat
Tidak terawat
13
4
76,47
23,53

Jumlah
17
100
Dilihat dari tabel diatas bahwa sebagian besar 76.47% kondisi kandang dalam keadaan terawat.

30.  Keberadaan jentik nyamuk
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
Ada
Tidak
21
34
38,18
61,82

Jumlah
55
100
Dilihat dari tabel diatas bahwa sebagian besar 61.82% KK di desa kola-kola dusun IV tidak terdapat nyetik nyamuk.

31.      Sumber pendanaan kesehatan keluarga
No
Klasifikasi
Jumlah
P
1
2
3
4
5
Askes/astek
Dana sehat
JPS
Jamkesmas / jamkesda
Umum
10

21

29
16,67
-
35

48,33

Jumlah
60
100%
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa pendanaan kesehatan keluarga sebagian besar 48.33% adalah umum.

32.  Tempat berobat anggota keluarga
No
Tempat berobat
Jumlah
%
1
Rumah sakit
2
3,64
2
Puskesmas
1
1,82
3
Puskesmas pembantu
9
16,34
4
Poskesdes / polindes
45
75
5
Alternatif


6
Dukun
2
3,64

Jumlah
60
100
Dilihat dari tabel diatas bahwa sebagian besar 75% penduduk di desa kola-kola dusun IV tempat berobat jika sakit adalah di poskesdes/polindes.